Minggu, 20 Desember 2015

Putusan Bahtsul Masail Diapresiasi Sebagai Produk Intelektual

Jakarta, Shautus Salam. Katib Syuriyah PBNU KH Shalahuddin Al-Ayyubi mengapresiasi putusan bahtsul masail NU sebagai produk intelektual. Menurut Kiai Shalahuddin, putusan itu keluar dari forum diskusi ilmiah mendalam dan kritis menyangkut sebuah persoalan umat.

Kiai Shalahuddin dalam rapat persiapan Munas-Konbes NU 2014 di ruang Syuriyah PBNU mengatakan, “Bahtsul masail di setiap tingkat kepengurusan NU manapun harus dijunjung tinggi.”

Putusan Bahtsul Masail Diapresiasi Sebagai Produk Intelektual (Sumber Gambar : Nu Online)
Putusan Bahtsul Masail Diapresiasi Sebagai Produk Intelektual (Sumber Gambar : Nu Online)

Putusan Bahtsul Masail Diapresiasi Sebagai Produk Intelektual

Ia menunjuk pada forum bahtsul masail yang diadakan pengurus NU tingkat ranting hingga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Pernyataan Kiai Shalahuddin dibenarkan Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU KH Cholil Navis yang juga hadir dalam rapat.

Shautus Salam

Menurut Kiai Cholil, putusan bahtsul masail ini bernilai ilmiah. Karena, putusan bahtsul masail dirumuskan para kiai setelah mendalami dan menyerap pandangan dari para pakar yang menguasai persoalan baik kalangan akademisi maupun pejabat publik.

“Mekanisme bahtsul masail di setiap tingkatan NU juga menggunakan metodologi ilmiah yang teruji,” kata Kiai Cholil menunjuk sejumlah pasal dalam kitab Ushul Fiqih.

Shautus Salam

Forum rapat ini tengah membentuk tim untuk membuat rancangan pedoman pelaksanaan terkait mekanisme bahtsul masail yang pernah diamanahkan dalam Munas NU di Lampung pada 1992. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Humor Islam Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock