Jember, Shautus Salam - Striker Tim Nasional Indonesia U-18 Muhammad Ralfi Mursalim ternyata sosok yang rendah hati. Jebolan Liga Santri Nusantara (LSN) itu mengaku dirinya bukan siapa-siapa. Menurutnya, masih banyak pemain lain dari LSN yang pantas masuk skuad tim nasional, namun belum hokinya. Banyak alumni LSN yang bertalenta, namun tidak terpantau oleh pemerintah.
"Sebetulnya bukan hanya saya yang dari pesantren, banyak juga pemain bintang lain, tapi belum rezekinya," tukas Rafli kepada Shautus Salam di sela-sela Jumpa Pers di hotel Aston, Jember, Kamis (19/10).
| Rafli, Sosok Rendah Hati Jebolan LSN (Sumber Gambar : Nu Online) |
Rafli, Sosok Rendah Hati Jebolan LSN
Rafli menambahkan, LSN cukup bagus meski perlu pembenahan di sana-sini. Sebagai ajang untuk menggali pemain-pemain bertalenta di pesantren, LSN cukup prospektif dan perlu didukung oleh semua pihak.Shautus Salam
LSN di mata Rafli mempunyai kelebihan dibanding ajang lain, yaitu dukungan spritualitas dari kiai. Di tengah kompetisi yang sengit, masih ada doa dan petuah kiai yang bisa menyejukkan hati. Secara pribadi, ia merasa dukungan yang diberikan kiainya di Pondok Pesantren Al-Asyariyah, Banten cukup membesarkan jiwanya.Shautus Salam
"Kiai mendukung olahraga. Kiai bilang, tidak lupa agama, dan tidak lupa sepakbola, dan olahraga lain juga boleh," ungkapnya.Rafli bersama pemain PSSI U-19 akan menghadapi Persid Jember dalam laga uji coba di stadion Jember Sport Garden, Jember, Sabtu (21/10) sore.
Pelatih Indra Syafri membawa seluruh pemain terbaiknya dalam uji coba kali ini, termasuk bintang masa depan Indonesia, Egy Maulana Vikri, tandem Rafli di lini depan. (Aryudi A Razaq/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Shautus Salam Bahtsul Masail Shautus Salam
