Rabu, 24 September 2014

Hadapi Dunia Kerja, Santri Zaman Now Harus Miliki Ini

Solo, Shautus Salam. Sebelum menghadiri resepsi pernikahan putri Presiden Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah, Mentri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri menyempatkan diri bersilaturahim ke Pesantren Al Muayyad, Mangkuyudan, Solo, Selasa (7/11) malam. 

Pesantren Al Muayyad juga adalah almamaternya. Menaker diterima oleh pengasuh pesantren, KH Abdul Rozak Shofawi, KH Faisol Rozak serta sejumlah pengasuh.

Hadapi Dunia Kerja, Santri Zaman Now Harus Miliki Ini (Sumber Gambar : Nu Online)
Hadapi Dunia Kerja, Santri Zaman Now Harus Miliki Ini (Sumber Gambar : Nu Online)

Hadapi Dunia Kerja, Santri Zaman Now Harus Miliki Ini

Menaker diminta memberikan motivasi kepada sekitar 500 santri. Di hadapan santri, dia mengajak santri memenangkan persaingan di segala bidang.

“Dunia terus berubah. Tantangan santri juga berubah. Buktikan bahwa santri zaman  now mampu memenangkan persaingan di segala bidang. Dunia ke depan, adalah dunia yang akan dipimpin oleh para santri,” kata Menteri Hanif.

Shautus Salam

Untuk memenangkan persaingan, Menaker yang alumni Al Muayyad tahun 1991 ini membagikan kunci memenangkan persaingan. Syaratnya, santri harus memiliki kompetensi di atas standar. Kompetensi yang standar belum tentu memenangkan persaingan, apalagi jika di bawah standar. Oleh karenanya, santri tak hanya menguasai ilmu agama, namun juga keahlian tertentu.

“Santri juga harus belajar di atas standar, bekerja keras, serta takzim pada kiai agar ilmu yang dipelajarinya barokah (bermanfaat lebih),” tambahnya.

Bagi Menaker, salah satu kelebihan santri adalah memiliki karakter yang kuat, yakni disiplin, dan kejujuran.

Menteri Hanif juga berbagi cerita percakapannya dengan beberapa praktisi human resource development di beberapa perusahaan. Dari percakapan tersebut ada kesimpulan, kejujuran menjadi pertimbangan utama dalam menerima pekerja. Pasalnya, kejujuran tidak bisa diciptakan secara instan. Sementara skill lebih mudah dipelajari.

Dengan karakter kuat serta kompetensi yang di atas standar, santri bisa menjadi pebisnis, birokrat, akademisi, politisi, seniman, petani dan sebagainya. 

Shautus Salam

“Sekali lagi, tunjukkan bahwa santri zaman now mampu memenangkan persaingan di segala bidang,” tandasnya. (Red: Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Pahlawan, Meme Islam, Lomba Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock