Jumat, 03 November 2017

Hari Santri Teguhkan Komitmen Keislaman dan Keindonesiaan

Jombang, Shautus Salam. Hari Santri Nasional bukan semata sebuah parade. Yang terpenting adalah bagaimana para santri mampu memberikan kiprah terbaik bagi perjalanan bangsa di masa mendatang.

Hari Santri Teguhkan Komitmen Keislaman dan Keindonesiaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Hari Santri Teguhkan Komitmen Keislaman dan Keindonesiaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Hari Santri Teguhkan Komitmen Keislaman dan Keindonesiaan

"Indonesia sekarang dihadapkan dengan tantangan yang sangat berat. Dibutuhkan komitmen yang tinggi bagi seluruh warga untuk membentengi negeri ini dari sejumlah ancaman yang menghadang," kata Ketua PC GP Ansor Jombang Jawa Timur, H Zulfikar Damam Ikhwanto, Rabu (22/10).

Menurut Gus Antok, sapaan akrabnya, komitmen keindonesiaan yang dibalut dengan keislaman menjadi pra-syarat bagi terjaganya bangsa Indonesia dari berbagai ancaman ideologi agama global yang cenderung ekstrim. "Dan di sinilah kiprah para santri akan dipertaruhkan," katanya.

Shautus Salam

Karenanya momentum Hari Santri Nasional yang diperingati secara serentak di berbagai penjuru tanah air hendaknya dapat menggelorakan komitmen para santri akan niat murni tersebut. "Kita hidup di tengah kontestasi pengaruh ideologi agama global yang cenderung ekstrim radikal dan pengaruh liberalisme materialisme yang kebablasan," ungkapnya.

Untuk dapat kian mengoptimalkan peran santri dalam pembangunan, Gus Antok berharap agar santri tidak boleh lagi dimarjinalkan seperti babakan sejarah sebelumnya. "Demikian juga santri, tidak boleh jadi penonton, harus pro aktif berkontribusi dalam perubahan dan pembangunan," tandasnya.

Shautus Salam

Baginya, Hari Santri Nasional memiliki pijakan dalam perjuangan dengan Resolusi Jihad yang dikumandangkan Hadlratussyaikh KH Hasyim Asyari. "Ini tentu akan menjadi pijakan sejarah yang penting bagi perjalanan dan perjuangan santri di masa mendatang," tegasnya. ?

Disamping peringatan Hari Santri Nasional mampu menggelorakan semangat perjuangan yang telah diteladankan para ulama, kiai dan santri tempo dulu, hari bersejarah ini juga bisa terus mengingatkan kalangan santri untuk berkiprah di masa mendatang. "Kita bangga memperingati hari santri, karena juga memperingati Resolusi Jihad, serta bangga sebagai benteng kiai dan bangsa," pungkasnya. (Ibnu Nawawi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Anti Hoax, Olahraga Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock