Selasa, 14 November 2017

Paham Aswaja Pertama Kali Masuk Indonesia, Bukan Paham Lain

Sumedang, Shautus Salam. Ketua PCNU Sumedang KH Sa’dulloh menjelaskan bahwa ajaran Islam pertama kali masuk ke Indonesia ialah paham Aswaja. Karenanya paham ini berikut amaliyahnya harus  dipelihara dan dilestarikan.

Paham Aswaja Pertama Kali Masuk Indonesia, Bukan Paham Lain (Sumber Gambar : Nu Online)
Paham Aswaja Pertama Kali Masuk Indonesia, Bukan Paham Lain (Sumber Gambar : Nu Online)

Paham Aswaja Pertama Kali Masuk Indonesia, Bukan Paham Lain

Demikian disampaikan Kiai Sa’dulloh pada pelantikan MWCNU Rancakalong di Pesantren Darul Anwar Rancakalong, Sumedang, Sabtu (9/1).

Kiai Sa’dulloh berpesan agar pengurus NU harus bahu membahu untuk memperkuat dan membersarkan NU. Tradisi-tradisi ubudiah NU harus terus terjaga, malahan ke depannya pengurus NU harus memikirkan bagaimana meningkatan perekonomian warga NU.

Shautus Salam

Menurutnya, akhir-akhir ini banyak orang yang tidak suka dengan ubudiah NU. Malahan ada juga yang terang terangan ingin menhancurkan NU. Salah satu cara yang sering mereka lakukan yaitu dengan cara mengadu domba antarwarga NU.

Mereka membuat fitnah-fitnah yang tidak benar. Mereka bukan Islam yang berpaham Aswaja, tapi justru membenci Aswaja. Karena itu kita selaku warga NU harus bisa melawan fitnah-fitnah tersebut.

Shautus Salam

“Jangan sampai ada warga NU di Sumedang yang terbawa pada bujuk rayuan mereka yang bukan Islam paham Aswaja. Pengurus NU harus bisa membentengi warga nahdliyyin dengan keaswajaan yang sebenarnya,” kata Kiai Sa’dulloh. (Ayi Abdul Kohar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Kajian Sunnah, Hikmah Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock