Jember, Shautus Salam
Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Antirogo, Jember, Jawa Timur, terus meningkatkan performance santrinya agar bisa eksis di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya adalah dengan ? Program Abdi Masyarakat (PAM).?
| Pesantren Nuris Uji Santri Terjun di Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pesantren Nuris Uji Santri Terjun di Masyarakat
Sebelum para santri benar-benar lepas dan menjadi alumni Nuris, ? mereka "diuji" dulu untuk terjun di masyarakat, menjalani pengabdian, beradaptasi dan bergaul dengan warga yang sama sekali baru.?Sebanyak 146 santriwan-santriwati pada Jumat (28/4) dilepas untuk mengikuti PAM angkatan ke-5. ? Pelepasan yang dilakukan di halaman belakang Pondok Pesantren Nuris tersebut dihadiri oleh sang pengasuh, KH Muhyiddin Abdusshomad, para pengurus dan segenap santri.?
Kiai Muhyiddin menekankan pentingnya peserta PAM menjaga diri dan bersikap ramah selama berada di tengah-tengah ? masyarakat. "Teruslah kalian terapkan S6 selama kalian bertugas" tuturnya.?
Shautus Salam
S6 yang dimaksud Kiai Muhyiddin adalah singkatan dari sopan,santun, salam, sapa, senyum dan sanjung yang memang menjadi moto Nuris.Sementara itu, pengasuh Nuris yang lain, KH Robith Qashidi menyatakan bahwa PAM mempuyai banyak manfaat bagi santri. Diantaranya, pertama adalah mempererat hubungan antar pesantren, khususnya pesantren Nuris dan tempat peserta PAM bertugas.?
Shautus Salam
Kedua, membekali santri dengan pengalaman mengajar, dan ketiga meningkatkan rasa percaya diri santri. "Kalau di perguruan tinggi, ini namanya KKN. Jadi tempat dan masyarakat di mana santri diterjunkan itu adalah miniatur masyarakat sesungguhnya yang kelak akan dihadapi santri ketika telah benar-benar lepas dari Nuris," ucapnya.Pelepasan peserta PAM tersebut, ditandai dengan pengenaan jas PAM oleh Gus Robith Qashidi terhadap santri yang diwakili Nur Habibullah, siswa kelas XII IPA SMA. Sementara untuk perwakilan santriwati dikenakan oleh Ning Laili Happy Dianterhadap Shinta Louna Faqih, siswi ? kelas XI MA Unggulan Nuris.
Ke-146 santri tersebut diterjunkan di 16 ? pesantren di seantero Jember, dan satu pesantren di Bondowoso. Mereka akan menjalani pengabdian selama satu bulan penuh. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Shautus Salam Quote Shautus Salam
