Sabtu, 09 Desember 2017

Alumni Pondok Tremas DKI Jakarta Gelar Haul Masyayikh

Jakarta, Shautus Salam. Ikatan Alumni Pondok Tremas (IAPT) DKI Jakarta dan Banten menggelar pertemuan silaturahmi akbar di Yayasan Al Ahyar Amanah Kramat Jati, Jakarta Timur, Ahad (15/11). Mereka memperingati haul masyayikh pondok Tremas Pacitan almagfurlah KH Muhammad Dimyathi bin Abdulloh.

Kegiatan yang baru pertama kali digelar ini berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Hadir pengasuh pondok Tremas KH Luqman Harits Dimyathi, KH Muad Harits, dan keluarga.

Alumni Pondok Tremas DKI Jakarta Gelar Haul Masyayikh (Sumber Gambar : Nu Online)
Alumni Pondok Tremas DKI Jakarta Gelar Haul Masyayikh (Sumber Gambar : Nu Online)

Alumni Pondok Tremas DKI Jakarta Gelar Haul Masyayikh

Ratusan alumni dari berbagai periode turut menyukseskan acara ini. Mereka merupakan para alumni yang bermukim di wilayah Jabodetabek dan Banten. Tampak pula perwakilan pengurus IAPT Pekalongan dan IAPT Purwodadi.

Shautus Salam

KH Luqman Harits menekankan peran penting santri dan alumni Tremas dalam berkiprah di tengah masyarakat untuk memperkuat ajaran Ahulussunnah Wal Jama’ah di antaranya melalui jamiyyah Nahdaltul Ulama.

Shautus Salam

Koordinator Gerakan Nasional Ayo Mondok itu menyampaikan, peran alumni Tremas sangat dinanti oleh masyarakat, terutama dalam rangka turut menjaga keutuhan NKRI. Terlebih pemerintah telah mengakui peran perjuangan para santri dengan ditetapkanya 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional yang merupakan wujud penghargaan kepada perjuangan ulama.

Kiai Luqman mendorong para alumni untuk selalu menjaga sanad keilmuan yang diperolehnya dengan cara memasukkan putra-putrinya untuk belajar di pesantren. "Minimal satu dari putra-putrinya untuk dikirim ke pesantren, agar sanad keilmuan kita terus tersambung dan tidak putus," demikian kata Katib Syuriah PBNU itu.

Sementara Ketua PP LDNU KH Manarul Hidayat yang hadir menyampaikan taushiyah menyampaikan bahwa dengan adanya Gerakan Nasional Ayo Mondok dapat dijadikan wadah dalam menanggulangi paham radikalisme seperti Wahabi dan ISIS yang membahayakan keutuhan NKRI yang telah terbangun sejak zaman wali songo itu.

"Melalui organisasi ikatan alumni pesantren di seluruh Indonesia, mari kita perkuat NKRI dan dakwah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah," ajak Kiai Manarul Hidayat.

Kegiatan Haul Masyayikh dan silaturahim alumni DKI Jakarta rencananya akan digelar tiap tahun sekali. Acara ini merupakan salah satu wujud meneladani kiprah para kiai dalam mendidik para santrinya. (Zaenal Faizin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Kajian Sunnah Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock