Sabtu, 23 Desember 2017

Kemristekdikti Tawarkan Beasiswa BUDI untuk Belajar ke Luar Negeri

Jakarta, Shautus Salam

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) kembali membuka kesempatan kepada dosen untuk melanjutkan pendidikan jenjang doktor atau S3 di luar negeri melalui Beasiswa Untuk Dosen Indonesia (BUDI LN).

"Dalam waktu satu pekan ke depan, kami membuka kesempatan untuk dosen-dosen mendaftar Program BUDI LN," ujar Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti di Jakarta, Rabu.

Kemristekdikti Tawarkan Beasiswa BUDI untuk Belajar ke Luar Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemristekdikti Tawarkan Beasiswa BUDI untuk Belajar ke Luar Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemristekdikti Tawarkan Beasiswa BUDI untuk Belajar ke Luar Negeri

Kemristekdikti kembali membuka kesempatan tersebut, setelah sebelumnya mengumumkan 168 penerima beasiswa BUDI LN.

Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi dosen-dosen yang mengajar di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) asalkan telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) dan Nomor Induk Khusus (NIDK).?

"Pada tahun ini, kuota untuk BUDI LN sebanyak 300 beasiswa. Namun, dari hasil seleksi kuota tersebut tidak terpenuhi. Beberapa penyebabnya karena tidak memenuhi syarat dan ada juga pelamar yang sudah mendapatkan beasiswa dari sponsor lain," ujarnya.

Shautus Salam

Kuota BUDI LN untuk tahap kedua yakni 130 beasiswa.

Tahapan seleksi untuk BUDI LN, lanjut Ghufron, tidak terlalu sulit, meliputi seleksi administrasi dan wawancara, serta cakap dalam kemampuan Bahasa Inggris.

Beasiswa BUDI bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di pendidikan tinggi. Salah satu permasalahannya adalah ada sekitar 59.000 dosen yang masih bergelar sarjana.?

Padahal idealnya menurut UU Guru dan Dosen, tidak ada lagi dosen yang bergelar sarjana.

Shautus Salam

Beasiswa yang merupakan kerja sama Kemristekdikti dan Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) itu terdiri atas beasiswa dalam negeri dan luar negeri.?

Beasiswa itu diluncurkan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2016.?

Kuota beasiswa yang dialokasikan yakni 2.000 beasiswa untuk dalam negeri dan 300 beasiswa luar negeri. Khusus untuk luar negeri, merupakan beasiswa program doktor atau S3. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Jadwal Kajian, Halaqoh Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock