Jumat, 15 Desember 2017

Memandang Nabi Muhammad Secara Rasional

Studi tentang tokoh besar dunia selalu menarik. Dan Nabi Muhammad Saw., merupakan sebuah kitab pencerahan yang tak henti-henti menawarkan inspirasi dari berbagai sudut pandang. Sirah Nabawiyah Karya Cendekiawan Nahdlatul Ulama asal Banten ini merupakan salah satu sumber inspirasi hidup dengan cara yang baru, rasional, humanis dan objektif.  

Dengan mengambil tema Kajian “Sirah Nabawiyah: Nabi Muhammad Saw. dalam Kajian Sosial-Humaniora”  ini pengetahuan kita tentang sosok Nabi Muhammad Saw., tidak lagi bersifat mistik dan anti-sosial kemanusiaan. Paradigma studi ilmiah berbasis literatur kritis membuat Sirah Nabawiyah ini mampu merekan jejak Nabi Muhammad sebagai sosok humanis, pro-kerakyatan, dan bukan sekadar (seolah-oleh) “boneka-nya Tuhan”, melainkan aktor empiris yang nantinya bisa dipetik sebagai pelajaran berharga oleh kita semua.

Memandang Nabi Muhammad Secara Rasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Memandang Nabi Muhammad Secara Rasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Memandang Nabi Muhammad Secara Rasional

Ajid Thohir, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung itu dalam mengkaji Sirah Nabawiyah bukan sekadar untuk mengetahui peristiwa-peristiwa sejarah tentang kisah-kisah atau kasus-kasus menarik seputar kehidupan Nabi Muhammad saw, melainkan meliputi untuk tujuan yang lebih penting, yakni  agar setiap Muslim mendapat pengetahuan hakiki akan Islam melalui nabinya secara utuh.  

Bagaimana Islam tercermin dalam kehidupan nyata Nabi Muhammad saw. dan bagaimana pula Rasulullah saw. mempraktikkan dan mewujudkan wahyu ilahi. Oleh karenanya, seluruh perilaku Nabi Muhammad saw. dalam wujud sejarahnya yang terikat pada tiga pilar agama, yaitu iman, islam dan ihsan, menunjukkan secara keseluruhan akan prinsip, kaidah, dan hukum Islam.

Shautus Salam

Nabi Muhammad Saw., melalui bukan hanya seorang yang terkenal ramah di antara kaumnya, tetapi sebelum itu beliau adalah seorang rasul yang didukung oleh Allah dengan wahyu dari-Nya dan dengan itu dalam pergaulan sehari-hari senantiasa penuh dengan misi untuk kemanusiaan. Ia melayani sahabat, menghormati orang tua, dan berekonomi sebagaimana manusia pada umumnya. Ia punya rasa bahagia, terkadang sedih, ia punya rasa takut akan bahaya, tapi sekaligus pencerah untuk sebuah problematika masyarakat.

Shautus Salam

Sirah Nabawiyah ini memberikan gambaran tipe ideal (al-matsal al-a’lâ) menyangkut seluruh aspek kehidupan pribadi Rasulullah saw. secara jelas dan dengan itu kita bisa memetik banyak tsaqofah dan pengetahuan Islam yang benar, baik menyangkut akidah, ruhaniyah, hukum, ataupun akhlak. Sebab, tidak diragukan lagi bahwa kehidupan Rasulullah saw. merupakan gambaran konkret dari sejumlah prinsip wahyu dan hukum Islam.- 

Data buku

Judul : Sirah Nabawiyah

Penulis : Dr. Ajid Thohir

Penerbit : Marja (Nuansa Cendekia) Bandung

Tahun : Cetakan Pertama 2014

Harga : 79.000

Peresensi : Syarif Yahya, pengurus Aswaja Center PCNU Kabupaten Temanggung. Pengajar Pesantren Ridlo Allah Temanggung Jawa Tengah

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Pendidikan, Nusantara, RMI NU Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock