Kamis, 25 Januari 2018

Ada Pejabat Negara Gabung HTI? Mahfud MD: Layak Dicopot

Jakarta, Shautus Salam. Keputusan Pemerintah RI membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) awal Mei 2017 lalu tidak lantas menghilangkan ideologi mereka yang selama ini telah tersebar dan tertanam pada diri generasi muda serta berbagai kalangan.

Terkait dengan pejabat negara yang terbukti mengikuti ideologi HTI, Guru Besar Hukum Tata Negara Moh. Mahfud MD menyatakan bahwa oknum tersebut layak untuk dicopot dari jabatannya.

Ada Pejabat Negara Gabung HTI? Mahfud MD: Layak Dicopot (Sumber Gambar : Nu Online)
Ada Pejabat Negara Gabung HTI? Mahfud MD: Layak Dicopot (Sumber Gambar : Nu Online)

Ada Pejabat Negara Gabung HTI? Mahfud MD: Layak Dicopot

“Seharusnya tidak boleh (ikut ideologi HTI, red) kecuali ikut pengajian-pengajiannya. Tetapi kalau ideologinya tidak boleh. Seharusnya mereka dicopot karena sudah tidak sesuai lagi dengan syarat menjadi pejabat, yaitu setia kepada Pancasila dan UUD,” tegas Mahfud, Rabu (7/6) di Jakarta.

? ?

Shautus Salam

Kalau dengan sadar dia mendukung khilafah yang diperjuangakn HTI, lanjut Ketua Mahkamah Konstitusi 2008-2013 ini, berarti dia tidak setia pada Pancasila dan UUD.?

“Kalau ada pejabat kayak gitu, mundur saja,” tukasnya.

Shautus Salam

Mahfud menilai, warga boleh beda pilihan politik dalam kehidupan sehari-hari, tetapi kalau ada yang merongrong negara dan ingin mengganti Pancasila pemerintah harus tegas dan rakyat harus mendukung pemerintah untuk menindak, karena itu berbahaya.

Dimintai keterangan terkait dengan Advokat yang siap bela HTI, Mahfud menjelaskan, hal itu dipersilakan sebagai bagian dari hak berkonstitusi. Menurutnya, advokat tersebut tidak mungkin membela ideologinya.?

“Paling dia akan mengatakan HTI itu tidak ingin mengganti Pancasila. Nah, tinggal buktikan,” terangnya.

Tetapi kalau tidak ingin mengubah Pancasila, berarti sudah tidak ada HTI-nya. Advokat tidak akan berani mengatakan bahwa HTI memang ingin mengganti Pancasila.?

“Advokat itu menyamarkan hal yang sudah jelas. Ditafsir-tafsirkan bahwa HTI tidak anti Pancasila,” tutur Mahfud. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Anti Hoax Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock