Kamis, 18 Januari 2018

Kebangkitan Desa, Buku Ini Letakkan Desa pada Kedudukan Tertinggi

Jakarta, Shautus Salam - Kebangkitan Desa, buku yang diluncurkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) mengangkat desa pada kedudukan tertinggi. Buku ini adalah cerminan dari visi dan misi Kemendesa PDTT yang berkomitmen membangun desa untuk negeri.

"Buku ini adalah cerminan dari kementerian ini (Kemendesa PDTT). Kita melihat desa dari potret yang utuh. Ada budayawan, akademisi, musisi, kiai dan semua elemen masyarakat. Kita perjuangkan, bagaimana desa kita letakkan pada maqam yang setinggi-tingginya," ungkap Sekjend Kemendesa PDTT Anwar Sanusi pada peluncuran buku Kebangkitan Desa di Jakarta, Kamis (25/2).

Kebangkitan Desa, Buku Ini Letakkan Desa pada Kedudukan Tertinggi (Sumber Gambar : Nu Online)
Kebangkitan Desa, Buku Ini Letakkan Desa pada Kedudukan Tertinggi (Sumber Gambar : Nu Online)

Kebangkitan Desa, Buku Ini Letakkan Desa pada Kedudukan Tertinggi

Buku ini, lanjut Anwar, mencoba memotret perjalanan waktu sejak terbentuknya Kementerian Desa PDTT yang menjalankan tugas dengan spirit membangun Indonesia melalui desa. Menurutnya, buku Kebangkitan Desa menekankan bahwa sudah saatnya desa berbicara.

"Semoga peluncuran buku ini akan menjadi awal baru bagi kita, untuk bersama-sama melihat desa yang akan tumbuh berkembang. Sudah saatnya desa turut serta dan bicara," ujarnya.

Shautus Salam

Anwar Sanusi mengatakan, Undang-Undang No 6 Tahun 2014 Tentang Desa adalah era baru sebagaimana diangkat dalam buku ini sebagai kebangkitan desa. Kemendesa PDTT dalam hal ini mencoba menyusun semangat baru dengan slogan desa membangun Indonesia.

"Buku dengan 500 halaman ini mengupas UU Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Desa. Dengan demikian desa semakin kuat, desa diharapkan mampu menjadi posisi terbesar di negeri ini," ujarnya.

Shautus Salam

Menteri Desa PDTT Marwan Jafar mengatakan, hadirnya Kemendesa PDTT adalah gagasan, terobosan, dan gerakan baru untuk membangun Indonesia dari pinggiran. Sebagai pimpinan dari kementerian baru, Marwan berkomitmen untuk memperjuangkan desa dengan penuh kerja keras.

"Buku ini adalah potret dari kementerian yang baru, yakni gabungan dari 3 kementerian. Alhamdulillah, bisa kita lewati dengan baik," ujar Marwan. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Kajian Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock