Kamis, 25 Mei 2017

Dirjen PPMD: Program Kemendes Sangat Perlu Dukungan NU

Jakarta, Shautus Salam

NU mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang amat besar terkait dengan isu intoleransi dan inklusi sosial. Kemendes memiliki komitmen yang sama dalam merawat kebersamaan kepercayaan tolerasnsi dan pelibatan seluruh warga dalam proses pembangunan dan pemberdayaan. Lembaga keagamaan seperti NU diharapkan bisa menjadi tulang punggung dalam proses memulihkan kembali inklusi sosial itu.

Demikian dikatakan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjen PPMD) pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Ahmad Erani Yustika, dalam perbincangan dengan Shautus Salam seusai menjadi pembicara dalam forum Konsinyering Penyelesaian Problem Diskriminasi, Intoleransi dan Kekerasan Berbasis Agama dan Kepercayaan, Kamis (28/4).

Dirjen PPMD: Program Kemendes Sangat Perlu Dukungan NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Dirjen PPMD: Program Kemendes Sangat Perlu Dukungan NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Dirjen PPMD: Program Kemendes Sangat Perlu Dukungan NU

(Baca:? Lakpesdam PBNU Bahas Konsinyering untuk Penyelesaian Problem Diskriminasi)?

Erani menuturkan, Kemendes ingin merangkul semua lapisan masyarakat sipil termasuk NU untuk memastikan agar akidah-akidah yang diusung bukan hanya relevan dengan akidah (Islam), tapi berkesesuaian dengan program pemerintah sehingga bisa terselenggara dengan baik.

Menurutnya, keterlibatan NU dan masyarakat sipil sangat penting karena mereka yang punya pengalaman dan pengetahuan serta praktik dalam kehidupan sehari-hari. Lebih jauh mereka juga melihat secara langsung di lapangan. Ahamd Erani optimis apabila pemerintah punya komitmen yang sama agar kolaborasi dengan masyaraka sipil dan istitusi agama akan lebih mudah menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada.

Shautus Salam

Nilai-nilai yang diusung semua agama meyakini tentang kebajikan bersama seperti keadilan, kebersamaan, dan toleransi menjadi bagian yang pokok untuk menyangga kehidupan bersama. Dalam hal ini tentu otoritas yang paling otoritatif untuk bisa menjelaskan dan mengamalkan hal itu adalah institusi keagamaan.?

“Kalau hanya sumber daya misalnya anggaran maupun program itu tidak akan pernah efektif selama institusi yang lebih otoritatif tidak terlibat, ditambah lagi jaringan yang demikian luasnya sampai ke pelosok-pelosok yang dimiliki NU menjadi jaminan bahwa komitmen bersama ini akan terkawal,” pungkas Erani. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Shautus Salam

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Berita, Nahdlatul Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock