Jumat, 19 Januari 2018

Keluarga Jelaskan Kronologi Wafatnya KH Ali Mustafa Ya’qub

Tangerang Selatan, Shautus Salam

Rais Syuriyah PBNU periode 2010-2015 KH Ali Mustafa Ya’qub berpulang ke rahmatullah, Kamis (28/4) pagi di Rumah Sakit Hermina, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Pihak keluarga menjelaskan, almarhum sudah merasakan sakit flu dan masuk angin pada Rabu malam hingga kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hermina.

Hal tersebut disampaikan Ali Nurdin yang mewakili keluarga dalam konferensi pers kepada awak media di Ruang Madaris, Pesantren Darussunnah, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (28/4).

Keluarga Jelaskan Kronologi Wafatnya KH Ali Mustafa Ya’qub (Sumber Gambar : Nu Online)
Keluarga Jelaskan Kronologi Wafatnya KH Ali Mustafa Ya’qub (Sumber Gambar : Nu Online)

Keluarga Jelaskan Kronologi Wafatnya KH Ali Mustafa Ya’qub

Pengurus yayasan sekaligus alumni Pondok Pesantren Darussunnah Ciputat ini mengatakan bahwa setelah dibawa ke Rumah Sakit Hermina pada Rabu malam, Kiai Ali dibawa pulang ke rumahnya lagi. "Beliau masih kuat untuk Salat subuh di rumah," jelasnya.

Shautus Salam

Sekitar pukul setengah enam pagi, imbuh Nurdin, Kiai Ali dibawa kembali ke Rumah Sakit Hermina karena merasakan sakit lagi. "Dari rumah ke mobil (menuju RS Hermina), Kiai sudah dipapah," ungkapnya.

Nurdin mengatakan bahwa proses wafatnya Kiai Ali begitu singkat dan cepat. Namun, keluarga pihak keluarga tetap tabah menerima kenyataan ini.

Shautus Salam

Menurutnya, Kiai Ali sudah banyak menuntun para mualaf untuk membaca syahadat dan masuk Islam. Maka dari itu, jelas Nurdin, Kiai Ali bersama sahabat-sahabatnya sebelum wafat sedang mempersiapkan lembaga advokasi untuk para mualaf.

Ada ratusan bahkan ribuan orang yang sedang menshalati jenazah KH Musthofa Ali Yaqub di Masjid Muniroh Assaadah, di kompleks Pesantren Darussunnah. Beberapa tokoh mengiringi proses peristirahatannya yang terakhir, di antaranya Prof Quraish Shihab. (Muchlison Rochmat/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Kyai, Kajian Sunnah Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock