Minggu, 21 Januari 2018

Krisis Rohingya, Bangladesh Khawatir Serangan terhadap Umat Buddha

Bazar Cox, Shautus Salam. Pemerintah Bangladesh, Jumat (15/9), mengerahkan ratusan polisi untuk melindungi kuil-kuil Buddha di wilayah tempat sekitar 400.000 Muslim Rohinyga mengungsi dari kerusuhan di Myanmar.

Hal tersebut dilakukan menyusul munculnya aksi demonstrasi ribuan massa usai shalat Jumat di perbatasan kota Coxs Bazar. Para pengunjuk rasa menuntut Myanmar menghentikan genosida minoritas Rohingya di sana.

Langkah pengerahan polisi itu merupakan upaya preventif Bangladesh atas serangan balas dendam minoritas umat Islam yang diliputi bayang-bayang kemarahan lantaran ditindas di tengah mayoritas umat Buddha di Myanmar. 

Krisis Rohingya, Bangladesh Khawatir Serangan terhadap Umat Buddha (Sumber Gambar : Nu Online)
Krisis Rohingya, Bangladesh Khawatir Serangan terhadap Umat Buddha (Sumber Gambar : Nu Online)

Krisis Rohingya, Bangladesh Khawatir Serangan terhadap Umat Buddha

Gelombang eksodus Rohingya ke tenda-tenda pengungsian Bangladesh mencapai lebih dari 300 ribu jiwa sejak eskalasi kekerasan meletus pada 25 Agustus lalu.

Kepala Kepolisian Coxs Bazar Iqbal Hossain mengatakan, 550 personel polisi telah dikerahkan di wilayah setempat, termasuk di 145 kuil Buddha, untuk mencegah meledaknya kekerasan etnis. Pihaknya merasa perlu memberikan rasa aman kepada umat Buddha yang tinggal di Bangladesh selama berabad-abad.

Shautus Salam

"Ini tindakan pencegahan," katanya kepada AFP. "Kami juga telah menyiapkan pos-pos pemeriksaan di seluruh distrik."

Pada tahun 2012, sekitar 25.000 Muslim pernah menyerang tempat ibadah dan bisnis umat Buddha di sekitaran Coxs Bazar menyusul dugaan pemasangan gambar yang mencemarkan nama baik Al Quran dalam sebuah unggahan seorang Buddhis di Facebook.

Sedikitnya 11 kuil Buddha dibakar dalam kerusuhan tersebut. Ada tuduhan dalam pers lokal bahwa beberapa Rohingya terlibat dalam serangan tersebut. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam

Shautus Salam Nusantara Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock