Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Maret 2018

PMII Jawa Timur Tagih Janji Gubernur Soekarwo

Surabaya, Shautus Salam. Saat menghadiri resepsi pelantikan pengurus Pimpinan Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur (Jatim) di Balai Pemuda Suabaya, Sabtu (3/9), Gubernur Soekarwo ditagih janjinya saat kampanye pada pemilukada lalu. Acara yang juga dikemas dengan halaqoh akbar IKA PMII se-Jatim tersebut dihadiri Menpora Imam Nahrawi.

PMII Jawa Timur Tagih Janji Gubernur Soekarwo (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Jawa Timur Tagih Janji Gubernur Soekarwo (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Jawa Timur Tagih Janji Gubernur Soekarwo

Dalam sambutannya, Ketua PKC PMII Jatim Zainudin, berpesan kepada Gubernur Soekarwo bahwa SDM kader PMII di Jatim memiliki potensi yang bisa diandalkan. Apalagi daerah pelosok seperti di Madura. Karenanya, kader PMII siap mengawal dan memback-up bersama dari jajaran rayon hingga cabang berkenaan dengan program Pemprov Jatim.

"Saya berkata seperti ini, sebab saya masih teringat terhadap visi dan misi Pak Karwo waktu kempanye. Bahwa, Pak Karwo akan meningkatkan SDM Jawa Timur, sehingga kader PMII siap mengawal dan mendukung peningkatan SDM dalam memaksimalkan pemanfaatan SDA di Jatim," tukasnya.

Gubernur Soekarwo sendiri mengaku tidak pernah melupakan janji politiknya yang kini tertuang dalam visi dan misi pemerintahannya. Dia berjanji akan merangkul semua pihak dalam peningkatan SDM di Jawa Timur. (Hairul Anam/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam

Shautus Salam Budaya Shautus Salam

Shautus Salam

Minggu, 25 Februari 2018

Kemensos Siapkan Rancangan untuk 10 Juta Penerima PKH dan BPNT

Jakarta, Shautus Salam. Kementerian Sosial RI menyiapkan roadmap (peta jalan-red) atau rancangan untuk perluasan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahun 2018 mendatang.?

Rencananya, jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) PKH ditambah sebanyak 4 juta KPM. Sehingga tahun depan total KPM mencapai 10 juta. Sementara BPNT yang saat ini menyasar 1,28 juta juga menjadi 10 juta KPM.

Kemensos Siapkan Rancangan untuk 10 Juta Penerima PKH dan BPNT (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemensos Siapkan Rancangan untuk 10 Juta Penerima PKH dan BPNT (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemensos Siapkan Rancangan untuk 10 Juta Penerima PKH dan BPNT

"Peta jalan kita siapkan bersama Kementerian BUMN, mengingat dalam penyalurannya Kemensos bekerja sama dengan sejumlah Bank BUMN seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BTN," ungkap Khofifah, Jumat (7/4) melalui keterangan tertulisnya kepada Shautus Salam.

Khofifah menerangkan, peta jalan tersebut mencakup apa saja yang perlu disiapkan dalam menjangkau 10 juta KPM. Mulai dari anggaran, data penerima manfaat, tenaga pendamping, infrastruktur perbankan, hingga sebaran agen bank yang menjadi ujung tombak penyaluran bantuan sosial PKH.?

Shautus Salam

Gerak cepat ini dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo saat Rapat Kabinet Paripurna 4 April lalu. Dalam rapat yang membahas pagu indikatif RAPBN 2018 tersebut, Presiden menyampaikan sembilan arahan dimana dua di antaranya terkait subsidi untuk masyarakat ekonomi terbawah dan mengawal jalannya PKH yang kini sedang berjalan.?

"Butuh persiapan matang agar PKH dan BPNT benar-benar tepat sasaran, terlebih dengan jumlahnya yang terus meningkat," imbuhnya.?

Perluasan PKH dan BPNT kata dia tidak hanya bagi penerima manfaat saja, melainkan dari segi jumlah kebupaten, kecamatan, serta penerima dalam satu kecamatan yang sama. PKH nantinya akan menyasar kantong-kantong kemiskinan di wilayah perdesaan, pinggiran, serta perbatasan Indonesia.?

Khofifah menjelaskan, program PKH adalah salah satu upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat miskin. Tidak sekedar keluar dari jurang kemiskinan, namun juga lebih mandiri dan berdaya. Saat ini, PKH menjadi program paling efektif dan ampuh mengatasi persoalan kemiskinan di Indonesia.?

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) September 2016, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Indonesia mencapai 27,76 juta orang (10,70 persen), berkurang sebesar 750.000 orang dibandingkan dengan kondisi September 2015 yang sebesar 28,51 juta orang (11,13 persen).?

Shautus Salam

"Artinya dengan jangkauan 6 juta KPM dari sebelumnya yang hanya 3,5 juta PKH mampu berkontribusi besar dalam penanggulangan kemiskinan," imbuhnya.?

Apalagi, lanjut dia, jumlah KPM semakin ditambah dan program PKH diintegrasikan dengan program subsidi yang dilaksanakan oleh Kementerian/Lembaga lain seperti kesehatan, pendidikan, subsisi pupuk, listrik, elpiji, dan lain sebagainya.?

Selain itu, tambah Khofifah, perluasan PKH ini akan berimplikasi positif terhadap target keuangan inklusif pemerintah yang dipatok sebesar 75 persen di tahun 2019 mendatang.?

"Saya optimistis langkah ini mampu menurunkan angka kemiskinan dan kesenjangan lebih besar lagi. Insya Allah Indonesia bisa lebih sejahtera di tahun-tahun mendatang," tuturnya. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Budaya Shautus Salam

Selasa, 20 Februari 2018

MWCNU Kemangkon Gelar Konferwil

Kemangkon, Shautus Salam

Kiai Tofik Hidayat, pengasuh pesantren Roudlotut Tholibin Bakulan dan Kiai Dalail Khoerot terpilih menjadi Rais dan Ketua dalam Konferensi MWC NU Kemangkon yang berlangsung pada Ahad, 28 April 2013 di Gedung Sekretariat MWC NU Kemangkon, desa Panican.

Dalam proses pemilihan yang berlangsung satu tahap Kiai Tofik Hidayat memperoleh 13 suara mengalahkan Kiai Mustangin yang memperoleh 1 suara dan Ust. Jauhari 1 suara dari 15 suara yang sah. 

MWCNU Kemangkon Gelar Konferwil (Sumber Gambar : Nu Online)
MWCNU Kemangkon Gelar Konferwil (Sumber Gambar : Nu Online)

MWCNU Kemangkon Gelar Konferwil

Kiai Dalail Khoerot yang merupakan incumbent ketua tanfidziyah masih dipercaya untuk memimpin NU dengan suara mutlak 15 suara mengalahkan H Darmo yang mendapatkan 1 suara dari 16 suara yang hadir.

Shautus Salam

Konferensi MWC NU Kemangkon ini mengusung tema Berkhidmah untuk Negara, mengandung maksud menguatkan kembali peran NU dalam memperkokoh wawasan kebangsaan, karena NU adalah organisasi Islam terbesar yang tetap mengedepankan kesatuan dibawah bingkai NKRI. 

Shautus Salam

Torik Jahidin, selaku ketua panitia mengatakan NU diserang dari berbagai penjuru melalui pembid’ahan amaliah NU, memusyrik-musyrikkan ziarah kubur. Karena jika NU hancur maka hancurlah NKRI kemudian akan didirikan negara Islam. 

“Maka NKRI ada ditangan NU. Untuk itu penguatan akidah, memperkokoh wawasan kebangsaan adalah sebuah keniscayaan,” katanya.

Acara ini dihadiri oleh Kabag Umum Pemda Purbalingga H Aksan Mashuri yang mewakili Bupati Purbalingga, Camat Kemangkon, Kapolsek Kemangkon dan para kiai pengasuh pesantren di wilayah kecamatan Kemangkon serta seluruh Banom NU.

Redaktur: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam RMI NU, Budaya, Kyai Shautus Salam

Senin, 12 Februari 2018

Pemuda Ansor Pengawal Ulama Aswaja

Demak, Shautus Salam. Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Demak H. Abdurrahman Kasdi mengatakan, bahwa Ansor merupakan pemuda pengawal para kiai, ulama, dan juga pengawal faham Ahlussunnah wal Jamaah.

Pemuda Ansor Pengawal Ulama Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemuda Ansor Pengawal Ulama Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemuda Ansor Pengawal Ulama Aswaja

“Dengan mengembangkan sayap lembaga Rijalul Ansor, Ansor Demak ingin menyiapkan kader ulama dan kiai dari Ansor melalui kajian-kajian keIslaman, Bahtsul Kutub, Majlis Dzikir dan shalawat, kita harapkan lahir para kader ulama dan kader kiai dari Ansor,” Harap Durrahman.

Durrahman menyampaikan dalam rangkaian Pelantikan PC GP Ansor Kabupaten Demak periode 2013-2018, di Masjid Raudlatul Muttaqin Desa Klitih Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Demak, Jawa Tengah pada Jumat, 18 Oktober 2013.

Shautus Salam

Pengajian bertema, “Dengan Pengajian Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor, kita teguhkan Paham Ahlussunnah wal Jamaah di Kabupaten Demak” tersebut dihadiri oleh 2.000 kader Ansor, Banser, Para Kader Rijalul Ansor dan Jamaah masyarakat setempat.

Lebih lanjut Durrahman yang juga Direktur Pascasarjana STAIN Kudus ini menambahkan, melalui pengajian ini yang dikemas Rijalul Ansor dengan bershalawat bisa membetengi umat dari aliran sempalan yang menyesatkan umat.

Shautus Salam

“Hendaknya dengan Rijalul Ansor, kita bisa membentengi masyarakat Demak dengan faham Ahlussunnah wal Jamaah dari rongrongan aliran sempalan dan aliran sesat yang akan merusak masyarakat Demak,” ungkapnya.

Pengajian akbar yang menghadirkan parade rebana 100 penerbang rebana tersebut dihadiri selain dihadiri pengurus pleno Ansor Demak juga dihadiri ketua PW GP Ansor Jateng, Jabir al-Faruqi, KH. Zainal Arifin Ma’shum dan para ulama dari NU

Pengajian akbar tersebut merupakan salah satu rangkaian pelantikan. PC GP Ansor Demak juga akan mengadakan apel akbar Banser dengan menghadirkan 4.000 orang. Rencananya akan diadakan pada tanggal 16 Nopember 2013 di Lapangan Koni Demak.

Selain itu, akan digelar bakti sosial dan pengobatan gratis. Sedangkan rangkaian kegiatan ini ditutup dengan Pelantikan yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Nopember 2013. (A. Shiddiq Sugiarto/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Pesantren, Budaya Shautus Salam

Minggu, 11 Februari 2018

Mahasiswa IAI Al-Khoziny dan Pelajar Sidoarjo Tingkatkan Keterampilan Menulis

Sidoarjo, Shautus Salam - Ikatan Penulis Mahasiswa Al-Khoziny (IPMA) menggelar pelatihan jurnalistik tingkat dasar yang diadakan di kantor MWCNU Buduran, Sidoarjo, Sabtu (14/1). Pelatihan ini diikuti sekitar 32 peserta dari tingkat SMA hingga perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Ketua IPMA IAI Al-Khoziny, Ardina Kholidatul, pelatihan jurnalistik ini bertujuan memberikan pemahaman kepada calon wartawan muda agar dalam menulis berita sesuai dengan kode etik jurnalistik. Pasalnya, saat ini marak pemberitaan yang telah keluar dari rel jurnalistik.

Mahasiswa IAI Al-Khoziny dan Pelajar Sidoarjo Tingkatkan Keterampilan Menulis (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa IAI Al-Khoziny dan Pelajar Sidoarjo Tingkatkan Keterampilan Menulis (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa IAI Al-Khoziny dan Pelajar Sidoarjo Tingkatkan Keterampilan Menulis

"Kami berharap, dengan adanya pelatihan jurnalistik ini, para peserta mampu menulis berita yang objektif, akurat dan berimbang. Ketika benar-benar menjadi wartawan, mereka akan menjadi wartawan yang professional," kata Dina.

Acara pelatihan jurnalistik ini akan berlangsung selama dua hari, Sabtu-Ahad (14-15/1). Selama pelatihan, peserta diberikan materi jurnalistik dasar, reportase, hingga pengambilan gambar.

Shautus Salam

Sementara itu pendiri IPMA M Zainal Abidin menambahkan, pelatihan jurnalistik ini harus digalakkan di semua komponen bangsa khususnya mahasiswa sebagai generasi muda. Karena, generasi muda harus mendapatkan pembekalan keterampilan terkait dengan tulisan.

Shautus Salam

"Karena saat ini perang yang paling efektif adalah perang tulisan atau di media sosial. Adanya pelatihan jurnalistik ini akan memberikan pembekalan yang cukup sehingga mahasiswa mengetahui bagaimana menulis, membuat, dan menganalisis berita yang benar, sesuai koridor yang telah disepakati oleh para ulama," kata pria yang juga Wakil Ketua PCNU Sidoarjo itu. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Budaya, Warta, Tegal Shautus Salam

Selasa, 06 Februari 2018

Hadiri Haul, Jokowi Ajak Teladani Gus Dur

Jakarta, Shautus Salam



Presiden Republik Indonesia Joko Widodo hadir dan memberikan sambutan di hadapan ribuan pengunjung haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di komplek Al-Munawwaroh Jalan Warung Silah 10 Ciganjur, Jakarta Selatan. Jumat (23/12) malam.

Hadiri Haul, Jokowi Ajak Teladani Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Hadiri Haul, Jokowi Ajak Teladani Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Hadiri Haul, Jokowi Ajak Teladani Gus Dur

Dalam pengantarnya, Jokowi menyampaikan tentang peci yang pernah dikasih Istri Gus Dur Sinta Nuriyah Wahid.

“Pemberian peci menjadi pengingat buat saya, buat kita semua untuk senantiasa meneladani Gus Dur. Meneladani kesederhanaan, meneladani kerelaan melayani masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Jokowi mengingatkan kepada para hadirin, bahwa negara Indonesia ini milik kita, bukan milik golongan tertentu, atau milik perorangan.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa dunia sosial media akhir-akhir ini semakin meresahkan, berisi ujaran kebencian, hasutan, fitnah. “Energi kita habis untuk hal-hal yang tidak perlu,” ujarnya.

Shautus Salam

Dalam menyikapi kelompok tertentu yang suka memaksakan kehendaknya atau tidak menghargai perbedaan. Jokowi mengaku dirinya ingat kepada Gus Dur, “Kalau Gus Dur masih ada, kita ini masih kayak anak TK. Pasti digitukan oleh Gus Dur,” sentilnya diikuti ketawa para hadirin.

Mengingat pentingnya rasa persaudaraan sesama anak bangsa, dengan tanpa membedakan agama, suku, bahasa ibu dan latar belakang lainnya, Jokowi meminta agar kita tetap menjaga persaudaraan. “Kita saudara sebangsa dan setanah air, itu yang diajakarkan Gus Dur,” tegasnya.

Hadir pula jajaran kepala lembaga negara, para menteri, sejumlah ulama, dan seniman.(Husni Sahal/Mukafi Niam).

Shautus Salam

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Budaya Shautus Salam

Selasa, 23 Januari 2018

Students Peace Camp Mata Air Perkuat Nasionalisme Pelajar Jakarta

Jakarta, Shautus Salam. Mata Air Foundation? meluncurkan Students Peace Camp (SPC) sebagai forum pengembangan kapasitas kepemimpinan dan kreativitas pelajar DKI Jakata.

Students Peace Camp Mata Air Perkuat Nasionalisme Pelajar Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Students Peace Camp Mata Air Perkuat Nasionalisme Pelajar Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Students Peace Camp Mata Air Perkuat Nasionalisme Pelajar Jakarta

Program pendampingan pelajar ini dikhususkan untuk menyambut libur panjang setelah ujian akhir sekolah yang akan dilaksanakan 7-10 Desember mendatang. Kali ini Students Peace Camp (SPC) akan mengajak aktivis OSIS untuk terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.

Direktur Program Muhammad A Idris mengatakan, SPC ini akan menjadi inspirasi sekaligus bimbingan bagi pelajar dalam melatih jiwa kepemimpinan sekaligus? kreativitas yang? menunjang prestasi disekolah.

Shautus Salam

“Liburan tidak melulu sebagai waktu kongkow di mall saja melainkan diisi dengan kursus-kursus kebangsaan sebagai bentuk pengembangan wawasan nasionalisme yang didapatkan di sekolah,” ujarnya di kantor MataAir Plasa Asia lt.15 Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Jumat (14/11).

Ia menuturkan, MataAir akan serius mengembangkan filantropi pendidikan baik bimbingan belajar gratis untuk pelajar miskin dan berprestasi, maupun pengembangan keterampilan pelajar untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan rasa nasionalisme yang tinggi. (Red: Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam

Shautus Salam Budaya Shautus Salam

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock