Senin, 31 Juli 2017

Gus Nuril Kritik Gereja yang “Tak Gaul” dengan Masyarakat

Jakarta, Shautus Salam

Pengasuh Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal Jakarta KH Nuril Arifin Husein (Gus Nuril) bersikap terbuka terhadap sejumlah kelompok lintas iman. Bahkan, salah satu anggota Dewan Khos Pencak Silat NU Pagar Nusa ini kerap berceramah di beberapa gereja.

Meski begitu, Gus Nuril juga mengkritik pihak gereja yang ia sebut “kurang gaul” atau tak bersosialisasi secara baik dengan masyarakat sekitar. Ia mengungkapkan hal itu terkait laporan pelarangan pendirian gereja oleh kelompok tertentu.

Gus Nuril Kritik Gereja yang “Tak Gaul” dengan Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Nuril Kritik Gereja yang “Tak Gaul” dengan Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Nuril Kritik Gereja yang “Tak Gaul” dengan Masyarakat

"Janganlah ketika lagi bermasalah, datang ke saya dan saya hanya jadi pelengkapan penderitaan saja," katanya dalam acara Ngopi Bareng Gus Nuril yang mendiskusikan tema "Indonesia Darurat Radikalisme" di Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal II, Jakarta Timur, Kamis (17/3).

Shautus Salam

Gus Nuril menekankan pentingnya silaturahim dan saling mengunjungi antarpemuka agama, bukan pada saat susah atau bermasalah saja, tapi juga pada saat-saat normal. Menurutnya, silaturahim adalah benteng pencegah radikalisme di masyarakat.

"Radikalisme itu cuma cangkokan. Bukan hasil persemaian yang mengakar. Radikalisme muncul saat ada desakan, rasa frustasi, juga kealpaan pemerintah untuk memberi harapan pada masalah riil," paparnya.

Shautus Salam

Sementara itu Ketua PBNU KH Abdul Manan A Ghani yang menjadi narasumber dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kekerasan meski mengatasnamakan agama sesungguhnya berkisar pada urusan duniawi, bukan kepentingan agama seperti yang dilakukan ISIS.

Ia juga mengatakan, orang yang mau merusak negara adalah mereka yang merasa asing di negerinya sendiri. (Adi Sukma/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Makam, Nahdlatul Ulama, Pertandingan Shautus Salam

Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam Shautus Salam.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock