Tampilkan postingan dengan label Ulama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ulama. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Februari 2018

Bank Sulselbar Akan Lengkapi Infrastruktur Universitas Islam Makassar

Makassar, Shautus Salam. Bank Sulselbar tertarik melengkapi infrastruktur salah satu perguruan tinggi NU, Universitas Islam Makassar (UIM). Perhatian serius itu dibuktikan dengan kunjungan Direktur Umum Bank Sulselbar Ambo Syamsuddin ke Rektor UIM Dr. Ir. Hj. Majdah Agus Arifin Nu’mang, Selasa (16/12) kemarin.

Bank Sulselbar Akan Lengkapi Infrastruktur Universitas Islam Makassar (Sumber Gambar : Nu Online)
Bank Sulselbar Akan Lengkapi Infrastruktur Universitas Islam Makassar (Sumber Gambar : Nu Online)

Bank Sulselbar Akan Lengkapi Infrastruktur Universitas Islam Makassar

Kunjungan itu dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran konkret kemajuan yang telah dicapai universitas yang dipimpin istri Wagub Sulsel itu, terutama dari segi sarana dan prasarana. Setelah di terima di ruang kerja, Ambo Syamsuddin bersama Majdah didampingi Pembantu Rektor II Ir. Saripuddin Muddin meninjau langsung ke Auditorium KH Muhyiddin Zain yang tengah dalam tahap penyelesaian akhir. Auditorium itu akan menampung sekitarb 4000 undangan dilengkapi dengan panggung berukuran besar dan balkon di bagian belakang.

Menurut Ambo Syamsuddin, pihaknya memang menaruh perhatian besar kepada UIM karena telah mengalami perkembangan yang begitu pesat setidaknya dalam tiga tahun terakhir ini. Selain telah terbangun 11 gedung perkuliahan dan fasilitas lainnya yang cukup megah, juga perkembangan mahasiswanya telah mencapai 6.000 orang.

Shautus Salam

Untuk lengkah awal, pada tahun 2015 nanti Bank Sulselbar sudah menyiapkan bantuan khusus untuk melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan gedung auditorium. Gedung ini perlu kita dukung sepenuhnya karena dapat difungsikan secara produktif, baik oleh mahasiswa maupun masyarakat di daerah ini.

“Kami terpanggil memberi bantuan nyata karena memang pengelolaan UIM semakin mapan di tangan ibu Rektor. Pembangunan fisiknya saja sudah tampak jauh dari bebrapa tahun lalu yang masih kelihatan dipenuhi pada rumput. Sekarang sudah dipenuhi gedung bertingkat,” tandasnya. (Andy Muhammad Idris/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam

Shautus Salam Ulama, Ahlussunnah Shautus Salam

Sabtu, 24 Februari 2018

Temuan Penelitian Layanan Pendidikan Agama di SMAN 1 Denpasar

Jakarta, Shautus Salam. Masyarakat Bali dan khususnya kota Denpasar yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kebangsaan, tentu dapat menunjukkan sikap dan perilaku toleran yang dapat menjadi contoh dan suri teladan dalam kebidupan bermasyarakat dan berbangsa. 

Untuk itu, penelitian di SMAN 1 kota Denpasar dikemukakan sebagai fakta dan bukti adanya apresiasi dan dukungan pemerintah daerah, dan masyarakat (komite sekolah) dalam menjunjung tinggi nilai toleransi. 

Temuan Penelitian Layanan Pendidikan Agama di SMAN 1 Denpasar (Sumber Gambar : Nu Online)
Temuan Penelitian Layanan Pendidikan Agama di SMAN 1 Denpasar (Sumber Gambar : Nu Online)

Temuan Penelitian Layanan Pendidikan Agama di SMAN 1 Denpasar

Hasil penelitian Balitbang Diklat Kemenag 2016 menemukan layanan pendidikan agama di SMAN 1 Denpasar dilaksanakan sesuai dengan agama siswa. Setiap siswa mendapatkan pelajaran agama dari guru, dan buku sumber yang sesuai dengan agama siswa. Untuk kelas atau rombongan belajar dengan jumlah siswa yang sedikit, maka proses pembelajaran digabung dengan siswa pada kelas lainnya. 

Bahkan pada praktik  ibadah dan pembelajaran dapat dilakukan penggabungan dengan sekolah lain. Pelaksanaan penggabungan pembelajaran agama yang digabung dengan siswa seagama pada sekolah lain di SMAN 1 Denpasar dilakukan oleh siswa agama Katholik dan agama Buddha. 

Rumah/tempat ibadah dalam bentuk bangunan yang berdiri di dalam komplek sekolah adalah Pura. Sementera rumah ibadah agama lain tidak tersedia. Untuk melayani pelaksanaan ibadah siswa agama lain maka disiapkan aula. Tempat ini yang biasa digunakan oleh siswa-siswi dan karyawan muslim untuk melaksanakan ibadah sholat. 

Perayaan hari besar agama dilaksanakan secara bebas, dalam artian bahwa setiap siswa dapat/diperbolehkan bahkan difasilitasi oleh sekolah untuk merayakan peringatan hari besar agamanya. Karja sama antar siswa beda agama juga terlihat dalam perayaan hari besar umat beragama tersebut. 

Shautus Salam

Faktor paling utama yang mendukung penyelenggaraan pendidikan agama sesuai agama siswa adalah Kepala Sekolah dan Komite Sekolah. Sebagai pimpinan lembaga dan memiliki kewenangan, kedua lembaga tersebut berusaha untuk memenuhi ketersediaan guru agama di sekolah SMAN 1 Denpasar. Fungsi kantor Kementerian Agama kota Denpasar untuk memenuhi ketersediaan tenaga pengajar, dan buku-buku agama masih belum terlaksana maksimal.

Secara umum, penerima manfaat dari penelitian ini adalah seluruh pemangku kepentingan pendidikan khususnya masyarakat dan lembaga penyelenggara pendidikan di kota Denpasar pada khususnya. Melalui penelitian ini masyarakat dapat mengetahui salah satu profil lembaga pendidikan pada daerah mayoritas Hindu yang memiliki perhatian dan kepedulian untuk memberikan layanan pendidikan agama kepada siswanya sesuai agama yang dianutnya. 

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat kesan masyarakat Bali, dan Denpasar pada khususnya sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinnekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Kendi Setiawan)

Shautus Salam

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Ulama, Nasional, Kiai Shautus Salam

Rabu, 07 Februari 2018

Tips agar Disayang Penduduk Langit

? ? ? ? ? ? ? ?

Tips agar Disayang Penduduk Langit (Sumber Gambar : Nu Online)
Tips agar Disayang Penduduk Langit (Sumber Gambar : Nu Online)

Tips agar Disayang Penduduk Langit

"Sayangilah siapa saja yang di bumi maka yang di langit akan menyayangi kalian."

[HR Bukhari]

Shautus Salam

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Ulama Shautus Salam

Shautus Salam

Selasa, 06 Februari 2018

Halal Bihalal, Alumni Pelajar NU Tasik Pikirkan Kader

Tasikmalaya, Shautus Salam - Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) Kota Tasikmalaya menggelar Halal Bihalal, Ahad (17/7). Sebanyak 30 orang hadirin ini melakukan restrukturisasi kepengurusan presedium MA IPNU Kota Tasikmalaya.

Kepengurusan MA IPNU ini diharapkan mampu mendistribusikan para kader, anggota, atau junior-juniornya sesuai kemampuan dan keahliannya pascapengabdian mereka di IPNU.

Halal Bihalal, Alumni Pelajar NU Tasik Pikirkan Kader (Sumber Gambar : Nu Online)
Halal Bihalal, Alumni Pelajar NU Tasik Pikirkan Kader (Sumber Gambar : Nu Online)

Halal Bihalal, Alumni Pelajar NU Tasik Pikirkan Kader

Menurut Ketua Pelaksana Halal Bihalal MA IPNU Aan Ahmad Farhan, hal ini merupakan agenda pertama yang dilakukan MA IPNU Kota Tasikmalaya. Meskipun yang hadir sedikit, gagasan ini harus menjadi gerakan untuk ke depannya.

“Acara halal bihalal ini bukan sekadar untuk saling memaafkan, akan tetapi momentum di mana para alumni dapat bertatap muka langsung, alumni dan pengurus, alumni dan kader serta anggota IPNU,” kata Aan.

Shautus Salam

Sementara Ketua Presedium MA IPNU Kota Tasikmalaya KH Didi Hudaya berharap gagasan ini harus menjadi gerakan MA IPNU untuk ke depannya, dan harus berlangsung di masa mendatang. Dengan begitu keterkaitan alumni, pengurus, kader dan anggota terjalin dengan kuat dan erat.

Shautus Salam

“Kita itu jangan menjadi aktivis curriculum vitae saja, tetapi harus menjadi penggagas dan penggerak serta pemecah suatu permasalahan,” kata Kiai Didi.

Pada kesempatan ini ia berharap para kader NU menjaga dan mencintai serta melestarikan tradisi-tradisi yang sudah diwariskan oleh para kiai NU terdahulu. (Agum Gumilar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Ulama, Nasional, Kiai Shautus Salam

Senin, 15 Januari 2018

Buka Pintu, NU Kapuk Siap Lindungi Mantan Simpatisan HTI

Jakarta, Shautus Salam - KH Gus Siroj Ronggo Lawe (Gus Siroj) secara aklamasi kembali terpilih menjadi Ketua Ranting NU Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat dalam musyawarah Ranting NU pada 15 Juli di Jakarta. Gus Siroj siap menjalankan program prioritas, yakni melayani warga-warga HTI yang sudah tidak memiliki tempat berorganisasi di masyarakat.

Menurutnya, kelompok HTI juga masyarakat yang butuh perlindungan dan tempat untuk bermasyarakat.

Buka Pintu, NU Kapuk Siap Lindungi Mantan Simpatisan HTI (Sumber Gambar : Nu Online)
Buka Pintu, NU Kapuk Siap Lindungi Mantan Simpatisan HTI (Sumber Gambar : Nu Online)

Buka Pintu, NU Kapuk Siap Lindungi Mantan Simpatisan HTI

"Selain menjalankan program-program yang sudah menjadi tradisi dan amalan NU selama ini, kami berencana mengajak warga HTI bergabung ke NU untuk bersama-sama mengikuti ajaran Ahlussunnah wal Jamaah," tegas mantan komandan Banser NU ini.

Untuk memperkuat dan menjalankan roda organisasi, pihaknya bersama pengurus Ranting NU Kapuk berencana akan menggelar musyawarah Ranting NU pada 27 Agustus mendatang dengan diawali ziarah Walisongo dan ke makam pendiri NU untuk meminta doa restu menjalankan roda organisasi di DKI Jakarta.

Shautus Salam

Dalam musyawarah nanti, kata Gus Siroj, pihaknya akan membahas berbagai program dan kegiatan NU Kapuk, serta berencana melakukan peremajaan di 16 anak Ranting NU Kapuk. "Jadi, peremajaan itu harus dilakukan karena penting untuk menghidupkan generasi selanjutnya, kalau organisasi tidak jalan, ya harus diganti," ungkapnya.

Shautus Salam

Sementara itu, Rais Syuriyah Ranting NU Kapuk Moch Ali dalam taushiyahnya meminta pengurus anak Ranting NU untuk tetap mempertahankan Gus Siroj menjadi Ketua NU. Karena menurutnya, Kelurahan Kapuk membutuhkan tokoh seperti Gus Siroj dalam menjalankan roda organisasi.

"Apalagi, daerah Kapuk banyak orang wahabi-nya, makanya sosok kiai seperti beliau (Gus Siroj) sangat dibutuhkan untuk membentengi NU dari ancaman Islam garis keras, dan ekstrem," ujarnya. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Amalan, Internasional, Ulama Shautus Salam

Rabu, 03 Januari 2018

Pergunu Lampung Tingkatkan Mutu Guru lewat Beasiswa

Bandarlampung, Shautus Salam

Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Provinsi Lampung, Kamis (29/9), memberangkatkan enam calon mahasiswa penerima beasiswa dari Institut KH Abdul Chalim Mojokerto dan satu mahasiswa ke Universitas Malahayati Lampung. Beasiswa yang diterima mencakup biaya pendidikan, dan seluruh tunjangan biaya hidup. Di kampus itu mereka akan menyelesaikan pendidikan hingga sarjana. Bahkan, bila catatan prestasinya menonjol akan diberikan kesempatan hingga jenjang S3. Di Institut KH Abdul Chalim, terdapat mahasiswa dari beberapa negara.

Pergunu Lampung Tingkatkan Mutu Guru lewat Beasiswa (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Lampung Tingkatkan Mutu Guru lewat Beasiswa (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Lampung Tingkatkan Mutu Guru lewat Beasiswa

Dalam acara pelepasan yang dilangsungkan di kantor Pengurus Wilayah Ma’arif NU Lampung, di Labuhan dalam, Tanjungsenang tersebut dihadiri Wakil Ketua PWNU Lampung Prof. Dr. Aom Karomani, Sekretaris Aryanto Munawar, dan pengurus lainnya. Juga hadir para orangtua/wali calon mahasiswa.

Ketua PW Pergunu Lampung Jamaluddin Malik mengatakan, pelepasan calon mahasiswa ini untuk kali kedua, setelah tahun lalu juga mengirimkan enam mahasiswa. Bahkan, mahasiswa asal Lampung meraih prestasi dalam IPK tertinggi.

Shautus Salam

“Ini memang menjadi concern Pergunu untuk membentuk generasi Aswaja yang tangguh dan berwawasan luas. Pergunu juga telah melakuan berbagai kegiatan di antaranya pelatihan bagi para guru dan terus membangun bersinergi dengan elemen masyarakat lainnya , khususnya yang bergerak di bidang pendidikan,” tuturnya.

Pihaknya juga mengembangkan model ma’had dalam mengelolaan asrama mahasiswa. Saat ini tengah dirintis di beberapa kampus.

Shautus Salam

Jamaluddin mengatakan, Pergunu Lampung terus berupaya memberdayakan para guru-guru di lingkungan NU. Selain pelatihan-pelatihan, juga dengan pemberdayaan ekonomi kreatif dan pemberian bantuan serta beasiswa.

Sementara itu Prof. Aom Karomani mengungkapkan, para pencari ilmu atau penuntut ilmu adalah perjuangan. “Ini jihad. Ini luar biasa. Dengan pendidikan manusia akan diangkat derajatnya. Pendidikan adalah salah satu cara memotong rantai kemiskinan struktural. Jadi kepada adik-adik kita doakan semoga sukses dan berhasil. Menjadi penerus NU,” ujar Prof. Aom yang juga Wakil Rektor Unila itu.

Dia menceritakan, kader-kader NU yang mencari ilmu di berbagai belahan benua Eropa dan Amerika seperti pengelana. “Artinya mereka menuntut ilmu dalam waktu lama. Bertahun-tahun. Sehingga memiliki pengetahuan dan ilmu yang mendalam. Tidak mudah menyalahkan orang lain,” ucap Aom. (Dwi Rohmadi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Humor Islam, Ulama, Warta Shautus Salam

Pemuda Merauke Peduli Korban Bencana Pidie Jaya

Jakarta, Shautus Salam?

Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Merauke, Provinsi Papua menginisiasi penggalangan dana untuk korban bencana yang terjadi di Pidie Jaya, Provinsi Aceh.?

Pemuda Merauke Peduli Korban Bencana Pidie Jaya (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemuda Merauke Peduli Korban Bencana Pidie Jaya (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemuda Merauke Peduli Korban Bencana Pidie Jaya

Menurut Ketua GP Ansor Kabupaten Merauke Syahmuhar MZ kegiatan pada Senin (12/12) tersebut diinisiasi GP Ansor. Kemudian diakomodir Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasioal Pemuda Indonesa Kabupaten Merauke yang melibatkan seluruh elemen pemuda di kabupaten tersebut.?

Di antara organisasi kepemudaan yang ikut pada aksi tersebut adalah Gerakan Mahaiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Fatayat NU, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama, Himpunan Mahasiswa Islam, Pemuda Katolik, Gerakan Muda Kristen Indonesia (Gamki).

Menurut Syahmuhar selaku koordinator aksi, penggalangan dana tersebut membuahkan dana 5 juta 12 ribu rupiah. Dana tersebut kemudian diserahkan kepada DPD KNPI sebagai penanggung jawab pelaksana. Dana diserahkan keesokan harinya Selasa (13/12), diterima langsung Ketua DPD KNPI di sekretariatnya.?

Pada penyerahan dana, Ketua KNPI Kabupaten Merauke Hendrikus Mahuze mengatakan, penggalangan dana tersebut dilakukan elemen pemuda sebagai bentuk kepedulian dari timur Indonesia kepada warga Pidie Jaya yang di barat Indonesia yang mengalami musibah bencana beberap waktu lalu.

Shautus Salam

Sumbangan ini, menurut dia, jangan dilihat total nominalnya. Sumbangan ini juga tidak melihat latar belakang agama korban, tapi yang dilihat adalah sama-sama satu bangsa. Kepedulian dari timur, dari Merauke untuk barat Indonesia.

“Kita ingin membantu meringankan untuk teman-teman di Pidie Jaya. Semoga bermanfaat. Hanya Tuhan yang bisa membalas kebaikan ini. Semoga sumbangan ini tepat sasaran,” ungkapnya.

Setelah menerima dana sumbangan tersebut, Hendrikus menugaskan Syahmuhar untuk menyalurkan bantuan tersebut ke Lembaga Amil Zalat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama di Jakarta yang juga menggalang dana untuk Pidie Jaya.?

Shautus Salam

Menurut Syahmuhar, aksi pengumpulan dana dilakukan di Lingkaran Brawijaya (Libra) Kota Merauke dengan cara turun ke jalan, di lampu merah meminta sumbangan dari pengguna jalan. Aksi dilakukan habis dhuhur. Kemudian istirahat pada waktu ashar. Lalu dilanjutkan lagi sampai maghrib.

Aksi tersebut, lanjutnya, sebagai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan kepedulian merajut dari Merauke sampai Sabang.?

“Maulidannya tidak di ruangan, tapi aksi di jalanan, bertujuan untuk nilai-nilai kebersamaan hidup dengan moto Merauke izakod kai, izakod bekai, artinya satu hati satu tujuan,” ungkapnya di kantor redaksi Shautus Salam, gedung PBNU, Jakarta Ahad (18/12).?

Karena dilakukan seluruh elemen pemuda, kegiatan tersebut dinamakan aksi sosial Muludan, menyambut Natal 2016 dan tahun baru 2017. (Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Shautus Salam Ulama Shautus Salam

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Shautus Salam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Shautus Salam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Shautus Salam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock